Antisipasi Kebakaran, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kukar Bakal Bangun Tandon Air di Kawasan Padat Penduduk
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Kelurahan Melayu melakukan pemetaan terhadap lokasi rawan kebakaran. Nantinya
lokasi yang dinilai rawan kebakaran rencananya akan dibuatkan penampungan atau
tandon air.
Lurah Melayu Aditya Rakhman mengatakan,
rencana pembangunan penampungan air tersebut bertujuan untuk meminilasir
musibah kebakaran. Sebelumnya Kelurahan Melayu telah berkoordinasi dengan
Kepala Damkar Kukar terkait hal tersebut.
"Kami sudah bertemu dengan Kepala
Damkar, saat itu beliau menyampaikan bahwa di Kelurahan Melayu ada beberapa
titik yang rawan terjadi kebakaran, maka dari itu perlunya antisipasi,"
kata Aditya Rakhman kepada Poskotakaltimnews, di RT 29 Danau Aji, Jum'at
(28/7/2023)
Ia menyebutkan, pihak Damkar meminta kepada
pihak Kelurahan Melayu untuk berkomunikasi dengan pihak RT setempat, dalam
menentukan lokasi yang rencananya akan dibangun penampungan air.
"Dari Damkar anggarannya sudah tersedia,
terkait dengan modelnya nanti dipaparkan oleh Damkar. Pembangunan penampungan
air tersebut membutuhkan lahan sekitar 4x4 atau 5x5 meter, dengan kapasitas sekitar
10 ribu liter," ujarnya.
Sementara ini pihak RT sedang mencari lokasi
untuk menentukan pembangunan penampungan air tersebut. Ketika lokasi tersebut
milik warga, maka harus meminta ijin terlebih dahulu kepada yang bersangkutan.
"Jadi diharapkan masing masing RT ada 1
lokasi untuk pembangunan penampungan air, sementara RT di Kelurahan Melayu ada
47 RT," tuturnya.
Secara terpisah, Kepala Damkar dan
Penyelamatan Kukar Fida Hurasani menuturkan, memang memiliki rencana untuk
membuatkan penampungan air untuk meminimalisir musibah kebakaran. Sasaran
pertama yang dinilai rawan kebakaran yakni Jalan Danau Aji, karena padat penduduk
dan sumber air yang minim.
"Memang semua wilayah berpotensi
kebakaran, tapi sasaran kita Danau Aji dulu karena rawan, dan kesulitan sumber
air," ucap Fida Hurasani.
Dirinya tidak mau kalah langkah ketika
terjadi musibah kebakaran, sehingga ketika ada musibah kebakaran bisa ditangani
dengan cepat dan tepat.
"Secepatnya akan kita buatkan
penampungan air, kita menunggu lokasi lokasi mana yang menjadi tempat
penampungan, minimal kita kasih tandon kapasitas 5.500 liter. Setelah Danau Aji
nanti akan menyasar ke Bukit Biru, Rapak Lambur dan lainnya," ungkapnya.(riz)